Jumat, 02 Juni 2017

Tugas PROGJAR : 5 simpleServer.java & simpleClient.java

Listing Program
  • simpleServer

import java.io.*;
import java.net.*;
public class simpleServer {
public final static int TESTPORT = 5000;
public static void main(String args[]) {
ServerSocket checkServer = null;
String line;
BufferedReader is = null;
DataOutputStream os = null;
Socket clientSocket = null;
try {
checkServer = new ServerSocket(TESTPORT);
System.out.println("Aplikasi Server hidup ...");
} catch (IOException e) {
System.out.println(e);
}
try {
clientSocket = checkServer.accept();
is = new BufferedReader(new
InputStreamReader(clientSocket.getInputStream()));
os = new DataOutputStream(clientSocket.getOutputStream());
} catch (Exception ei) {
ei.printStackTrace();
}
try {
line = is.readLine();
System.out.println("Terima : " + line);
if (line.compareTo("salam") == 0) {
os.writeBytes("salam juga");
} else {
os.writeBytes("Maaf, saya tidak mengerti");
}
} catch (IOException e) {
System.out.println(e);
}
try {
os.close();
is.close();
clientSocket.close();
} catch (IOException ic) {
ic.printStackTrace();
}
}
  • simpleClient

simpleClient.java
import java.io.*;
import java.net.*;
public class simpleClient {
public final static int REMOTE_PORT = 5000;
public final static String TARGET = "192.168.43.19";
public static void main(String args[]) throws Exception {
Socket cl = null;
BufferedReader is = null;
DataOutputStream os = null;
BufferedReader stdin = new BufferedReader(new
InputStreamReader(System.in));
String userInput = null;
String output = null;
try {
cl = new Socket(TARGET, REMOTE_PORT);
is = new BufferedReader(new
InputStreamReader(cl.getInputStream()));
os = new DataOutputStream(cl.getOutputStream());
} catch(UnknownHostException e1) {
System.out.println("Unknown Host: " + e1);
} catch (IOException e2) {
System.out.println("Erorr io: " + e2);
}
try {
System.out.print("Masukkan kata kunci: ");
userInput = stdin.readLine();
os.writeBytes(userInput + "\n");
} catch (IOException ex) {
System.out.println("Error writing to server..." + ex);
}
try {
output = is.readLine();
System.out.println("Dari server: " + output);
} catch (IOException e) {
e.printStackTrace();
}
try {
is.close();
os.close();
cl.close();
} catch (IOException x) {
System.out.println("Error writing...." + x);
}
}
Output Program
Berikut adalah tampilan output dari simpleServer.java dan simpleClient.java .
Ketika user salah dalam memasukkan kata kunci, maka akan tampil output seperti di bawah.

Ketika user benar dalam memasukkan kata kunci maka akan tampil output seperti di bawah.

Tugas PROGJAR : 4 NsLookup.java

Listing Program

import java.net.*;
public class Nslookup {
public static void main(String args[]) {
if (args.length == 0) {
System.out.println("Pemakaian: java NsLookup <hostname>");
System.exit(0);
}
String host = args[0];
InetAddress address = null;
try {
address = InetAddress.getByName(host);
} catch(UnknownHostException e) {
System.out.println("Unknown host");
System.exit(0);
}
byte[] ip = address.getAddress();
for (int i=0; i<ip.length; i++) {
if (i > 0) System.out.print(".");
System.out.print((ip[i]) & 0xff);
}
System.out.println();
}
}

listing NsLookup.java diatas digunakan untuk menampilkan NsLookup komputer kita. jika kita menjalankan program tersebut, maka akan muncul output "Pemakaian: java NsLookup <hostname>".
kemudian terdapat perintah exception try dan catch yang digunakan untuk menangani masalah yang terdapat dalam program. apabila muncul kesalahan dalam program, maka akan muncul output "Unknown host".
Selanjutnya terdapat perulangan for dimana nilai i sama dengan 0, lalu nilai i lebih kecil daripada panjang nilai ip dan nilai i akan terus bertambah selama nilai i lebih kecil dari ip. Terdapat pula percabangan if yang mana apabila nilai i lebih kecil dari 0, maka program akan mencetak titik.

OUTPUT
 


Tugas PROGJAR : 3 IPtoName.java

Listing Program 
import java.net.*;
public class IPtoName {
public static void main(String args[]) {
if (args.length == 0) {
System.out.println("Pemakaian: java IPtoName <IP address>");
System.exit(0);
}
String host = args[0];
InetAddress address = null;
try {
address = InetAddress.getByName(host);
} catch (UnknownHostException e) {
System.out.println("invalid IP - malformed IP");
System.exit(0);
}
System.out.println(address.getHostName());
}
}
listing IPtoName.java diatas digunakan untuk menampilkan IPtoName komputer kita. jika kita menjalankan program tersebut, maka akan muncul output "pemakaian: java IPtoName <IP address>".
kemudian terdapat perintah exception try dan catch yang digunakan untuk menangani masalah yang terdapat dalam program. apabila muncul kesalahan dalam program, maka akan muncul output "invalid IP - malformed IP".
OUTPUT

Tugas PROGJAR : 2 getName.java

Listing Program
import java.net.*;
public class getName {
                public static void main(String args[]) throws Exception {
                                InetAddress host = null;
                                host = InetAddress.getLocalHost();
                                System.out.println("Nama komputer Anda: " +
                                host.getHostName());
                }
}

import java.net.*;
sintax diatas digunakan untuk mengimport semua library yang terdapat didalam folder net. Library tdi digunakan untuk menampilkan IP address komputer kita.

public class getName {
sintax diatas menjelaskan bahwa kelas yang kita gunakan bernama getName.

public static void main(String args[]) throws Exception {
pada sintax diatas terdapat perintah throws exception yang berfungsi untuk melakukan pelemparan kesalahan apabila terdapat kesalahan ketika program dijalankan.

InetAddress host = null;
Sintax diatas berarti pendeklarasian variabel host bernilai null.

host = InetAddress.getLocalHost();
sintax diatas digunakan untuk pengembalikan IP address dan nama host pada komputer yang kita gunakan.

System.out.println("Nama komputer Anda: " +
host.getHostName());
}
}
Sintax diatas digunakan untuk melakukan pencetakan nama komputer dengan string “Nama komputer Anda”

OUTPUT
 

Tugas PROGJAR : 1 GetIP.java


Listing program.
import java.net.*;
public class getip {
                public static void main(String args[]) throws Exception {
                                InetAddress host = null;
                                host = InetAddress.getLocalHost();
                                byte ip[] = host.getAddress();
                                for (int i=0; i<ip.length; i++) {
                                                if (i > 0) {
                                                                System.out.print(".");
                                                }
                                                System.out.print(ip[i] & 0xff);
                                }
                System.out.println();
                }
}

Kodingan di atas merupakan kodingan yang dapat digunakan untuk mengecek IP komputer yang sedang kita pakai.

import java.net.*;
sintax diatas digunakan untuk mengimport semua library yang terdapat didalam folder net. Library tdi digunakan untuk menampilkan IP address komputer kita.

public class getIP {
sintax diatas menjelaskan bahwa kelas yang kita gunakan bernama getIP.

public static void main(String args[]) throws Exception {
pada sintax diatas terdapat perintah throws exception yang berfungsi untuk melakukan pelemparan kesalahan apabila terdapat kesalahan ketika program dijalankan

InetAddress host = null;
Sintax diatas berarti pendeklarasian variabel host bernilai null.

host = InetAddress.getLocalHost();
sintax diatas digunakan untuk pengembalikan IP address dan nama host pada komputer yang kita gunakan.

byte ip[] = host.getAddress();
sintax diatas merupakan pendeklarasian variabel IP dengan tipe data byte yang menggunakan array.

for (int i=0; i<ip.length; i++) {
if (i > 0) {
System.out.print(".");
}
System.out.print(ip[i] & 0xff);
}
System.out.println();
}
}
Pada sintax diatas terdapat perintah perulangan for dan percabangan if, dimana bila perintah tersebut dijalankan, maka program akan mencetak titik pada output.

OUTPUT
 
 

Selasa, 15 November 2016

SEO, Search Engine Optimization

SEO adalah singkatan dari Seach Engine Optimization. Artinya adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk meng-OPTIMALKAN website Anda dimata search engine tadi. Suatu website yang optimal di search engine akan menang dan berada di posisi atas hasil pencarian di search engine seperti Google tadi.  Kalau website Anda menang maka website Anda akan seperti diatas tadi. Jutaan orang mencari di Google misalnya, Website Anda ketemu terus,  Orang klik pada website anda yang ketemu tersebut, maka banyak pengunjung ke blog Anda.  Artinya search engine telah bekerja siang dan malam tanpa henti membantu Anda, dengan setia, tanpa minta upah.  Anda mau begitu kan?. Jika Ya, maka Anda dapat mempelajari caranya.
Secara garis besar, kegiatan SEO ada 2 bagian, antara lain:
Yang Pertama adalah mendesign website Anda Internally agar Search Engine friendly. Artinya website Anda harus didesign yang bersahabat dengan Google. Agar nanti website Anda disenangi search engine tersebut. Itu akan meliputi navigasi (menu) yang baik, selalu ada minimal satu link untuk ke halaman yang anda buat, tidak juga terlalu banyak link yang berulang-ulang, website anda cepat loadingnya, Website Anda konsisten topiknya (kesesuaian antara Judul, Isi artikel, keywords dan description). Ini tidak sulit, bagi mereka yang sudah tau rahasianya.  Banyak sekali pemain internet marketing Indonesia yang telah menguasai hal ini. Kegiatan yang pertama ini sifatnya internal di website Anda, karena itulah sering juga disebut sebagai ON-PAGE Seo (kegiatan di halaman-halaman yang anda buat di website anda).
Yang Kedua adalah kegiatan OFF-PAGE Seo, artinya adalah kegiatan diluar web Anda, bagaimana agar website Anda banyak dibicarakan diluar sana, sehingga Search Engine menganggap website Anda sebagai “penting”.
Jika website anda sudah internallay didesign bersahabat dengan search engine, dan juga banyak dibicarakan diluar (misalnya blog lain yang membicarakan website Anda) maka Search engine akan MENAIKKAN posisi webiste Anda di hasil pencarian oleh orang dengan kata kunci yang telah Anda buat diwebsite Anda. Misal orang mencari “belajar bisnis” dan topik tersebut ada di web Anda yang sudah SEO ready tadi maka website Anda akan berpotensi untuk berada di halaman-halaman depan hasil pencarian.
Di posisi berapa Anda akan berada? rangking satu, dua atau tiga? atau di halaman 2, 3, dsb? Tergantung seberapa optimal website Anda di mata search engine tadi. Tergantung juga seberapa banyak saingan website yang juga optimal seperti milik Anda. Siapa yang paling OPTIMAL dialah yang akan menjadi nomor satu.

Keuntungan Melakukan SEO
1# Mendatangkan Traffic yang Banyak
Kita semua pasti tahu jika situs atau blog berada pada halaman satu Search Engine pasti akan mendatangkan pengunjung (Traffic) yang sangat besar, tergantung pada keyword yang kita target dan besar kecilnya data hasil pencarian dari Google Planner.

2# Meningkatkan Penjualan
Jika suatu situs menjual suatu produk atau barang seperti lazada.co.idyang menjual aneka barang seperti laptop atau lainnya, maka jika ada orang mencari di google dengan keyword “jual laptop murah” kemudian situs tersebut ranking 1, maka sudah 95% lazada akan mendapatkan penjualan dari hasil SEO tersebut.

3# Meningkatkan Daya Saing
Mudah saja untuk keuntungan SEO yang satu ini, jika posisi suatu situs lebih tinggi maka secara otomatis daya saingnya pun akan lebih tinggi. Masih banyak lagi keuntungan dari SEO ini yang tidak saya sebutkan semua, karena saya yakin dengan 3 hal diatas saja pasti anda sudah mengerti mengenai keuntungan SEO.

Sejarah Singkat SEO
Menurut Danny Sullivan, istilah search engine optimization pertama kali digunakan pada 26 Juli tahun 1997 oleh sebuah pesan spam yang diposting di Usenet. Pada masa itu algoritma mesin pencari belum terlalu kompleks sehingga mudah dimanipulasi.
Versi awal algoritma pencarian didasarkan sepenuhnya pada informasi yang disediakan oleh webmaster melalui meta tag pada kode html situs web mereka. Meta tag menyediakan informasi tentang konten yang terkandung pada suatu halaman web dengan serangkaian kata kunci (keyword).
Sebagian webmaster melakukan manipulasi dengan cara menuliskan kata kunci yang tidak sesuai dengan konten situs yang sesungguhnya, sehingga mesin pencari salah menempatkan dan memeringkat situs tersebut. Hal ini menyebabkan hasil pencarian menjadi tidak akurat dan menimbulkan kerugian baik bagi mesin pencari maupun bagi pengguna internet yang mengharapkan informasi yang relevan dan berkualitas.

http://www.rudinazar.com/apa-itu-seo/
http://jayaweb.com/artikel/desain-web/123-apa-sih-seo-itu.html

Rabu, 02 November 2016

Cara setting modem wifi speedy dengan cara DHCP

Untuk tugas jarkom kali ini saya akan membuat tutorial setting modem dengan menggunakan wifi. Untuk langkah-langkahnya akan dijelaskan dibawah ini.

  1. Pertama yang perlu kita butuhkan adalah User speedy dan Password speedy, ini semua kita butuhkan agar internet wifi kita terkoneksi dari ID user speedy yang diberikan oleh telkom.



  2. Jika sudah maka selanjutnya adalah masuk ke konfigurasi modem kita, disini saya akan memasukan alamat http dengan http:\\192.162.1.1. Masukan alamat tersebut pada browser, jika sudah maka selanjutnya kita diminta memasukan username dan password. Jika belum pernah diganti maka masukan pada username :admin dan password :admin.
  3. Jika berhasil maka akan masuk kepada halaman TP LINK (ingat disini saya menggunakan modem TP LINK jadi menggunakan 192.168.1.1.






  4. Jika sudah maka selanjutnya kita masuk ke interface setup unutk melakukan konfigurasi internet agar bisa digunakan. Pada virtual circuit pilih pvc1, scroll kebawah lalu masukan usernam dan password speedy yang kita peroleh pada kantor speedy. Jika sudah lalu klik save. Pada settingan ini IP bersifat otomatis jika konek ke device karena pada tab Get IP Addres kita memilih Dynamic. Jadi dsini modem seperti DHCP server yang memberi IP otomatis kepada setiap device yang terkoneksi.
  5. Selanjutnya masuk tab wireless, lalu isi kan SSID (nama wifi), dan Pre-Shared Key (password wifi). Jangan lupa pilih save.





  6. Jika sudah maka selanjutnya adalah restart modem anda dengan cara pilih tab maintenance lalu pilih SysRestart. Pilih current setting lalu restart, maka selamat modem anda sudah dapat digunakan.